Kembali ke Beranda
Waktu baca: ~1 menit (113 kata)0%
PuisiOngoing

Anak yang tersakiti

Ditulis oleh Herji Dujira•

Anak yang tersakiti dalam sunyi malam, Hati yang hampa, pilu dalam damai; Di matahari terbenam yang kelam, Terperangkap dalam gelap yang tiada samai.

Mereka yang bermain, tertawa bersama, Namun ia di luar, terpinggir sendiri; Tak pernah dianggap, lupa oleh semua, Hanya bayangan di dunia yang sunyi.

Dalam hatinya, ada luka yang mendalam, Kerinduan untuk diterima dan dicinta; Ia berharap, suatu saat ada yang sudi, Mengangkatnya, memeluk dalam cinta.

Anak yang tersakiti, perlahan merangkak, Membentuk kekuatan dari dalam diri; Meski diabaikan, ia tak akan takluk, Hidupnya berharga, takdir yang berkilau.

Terangilah bintang di malam kelam ini, Anak yang tersakiti, kau tak sendiri; Dalam puisi ini, kau takkan terlupa, Dalam kata-kata, kau tetap di sini.

Apresiasi Rasa Sastra:0 Jejak Apresiasi
Sorot kalimat mana saja untuk menjadikannya kartu kutipan.

Ruang Diskusi (0)

Berikan ulasan dan tanggapan apresiatif dengan santun dan bersahabat.

Belum ada tanggapan umum. Jadilah yang pertama memberikan apresiasi.

Anak yang tersakiti — Herji Dujira | Fadrodzak